Minggu

Trading Options Futures di Forex

Gambaran sedikit teantang Options
Dalam Options Anda membeli options untuk mendapatkan saham, komoditas atau forex pada harga yang ditentukan, dengan batas waktu tertentu (trading options dengan gaya Amerika), atau options harus di exercise pada tanggal spesifik (trading options dengan gaya Eropa).

Ada 2 jenis dari options yang di transaksikan, yaitu calls dimana nilai dari harga saham, komoditas atau forex meningkat dan puts dimana nilai dari harga saham, komoditas atau forex menurun. kebanyakan investor akan menjual options-nya sebelum masa kadaluwarsa.Kebanyakan trader juga dapat membeli, menjual, dan bertransaksi options dengan call dan put pada saham atau komoditas yang sama

Pada saat yang sama, perdagangan option ini menawarkan persentase keuntungan yang lebih besar. Karena fleksibilitasnya, perdagangan option memungkinkan pemainnya untuk memperoleh keuntungan baik pada kondisi bullish, bearish, maupun sideways. Lebih jauh lagi, faktor resiko juga dapat diperhitungkan dan dikontrol bahkan sebelum seorang option trader mengambil suatu posisi perdagangan. Baca Keuntungan scalping di insta forex

ILustrasi dan Penjelasan


Selling Options dengan Underlying Asset Kontrak Futures
Kontrak futures dipergunakan dalam hal perdagangan yang melibatkan semua asset yang digolongkan sebagai komoditas: forex, emas, minyak, platimnum dan lainnya. Ketika trader memilih untuk melakukan selling options pada kontrak futures, pada umumnya yang diinginkan adalah tentu besaran premium yang memadai dan akan mencoba memanfaatkan bergulirnya waktu semakin dekat pada expiration date. Posisi sell yang dipegang trader diartikan bahwa ia tidak memiliki options pada futures tersebut, dan ia memberikan pembeli options hak untuk beli (call options) atau jual (put options) kontrak futures pada strike price kapanpun sebelum expiration date.

Berbeda dengan pembeli options pada kontrak futures, para penjual options diharuskan memiliki performance bond. Hal ini terkait dengan kenyataan bahwa futures kontrak pada dasarnya adalah perjanjian untuk membeli atau menyerahkan komoditas atau aset lainnya pada harga kesepakatan dalam kurun waktu yang disepakati pula. Dalam kondisi dimana seorang trader menjual options pada kontrak futures, ia sepakat untuk menyerahkan sejumlah komoditas atau aset ataupun membeli kembali options pada kontrak futures yang dijualnya. Dengan demikian untuk melindungi integritas pasar futures semua investor atau trader yang hendak melakukan selling (sell to open) harus memiliki jaminan dalam performance bond.

Performance bond ini sebenarnya istilah lain untuk jaminan dalam bentuk margin yang melebihi jumlah premium yang diterima penjual. Jumlah margin (performance bond) sangat variatif besarannya tergantung pada posisi harga strike price, jika semakin out-of-the-money maka margin yang diwajibkan semakin berkurang.

Dengan seiring berjalannya waktu, mendekati expiration date, disamping harga futures yang juga bergerak, penjual options memiliki tiga alternatif pilihan untuk menutup posisinya:

Alternatif 1 – Penutupan options pada kontrak futures dengan memerintahkan brokernya untuk buy to close, atau membeli untuk menutup poisisi, pada tingkat harga yang berlaku. Untung atau rugi tergantung pada selisih harga jual dengan harga beli kembali.

Alternatif 2 – Bertahan pada sell to open hingga expiration date. Jika pada expiration date options berada out-of-the-money maka penjual akan untung sejumlah premium, dengan dibantu time decay, yang diterima pada saat menjual options pada kontrak futures. baca  Jangan meremehkan laverage

Alternatif 3 – Merupakan alternatif dalam hal kerugian yang dapat dialami penjual, atau worst case scenario. Jika pada expiration date options pada kontrak futures berada in-the-money, pembeli (pihak kedua lawannya penjual) dapat mengkonversikan (exercise) options menjadi posisi kontrak futures. Dengan demikian broker akan memberikan penjual options kontrak futures. Tipe kontrak futures tergantung pada call atau put yang dijual. Jika call yang dijual, maka penjual akan mendapatkan posisi short pada futures kontrak. Sebaliknya jika put yang dijual, maka penjual akan memiliki posisi long pada futures kontrak. Setelah itupun penjual masih harus menutup posisi pada kontrak futures.

Contoh penggunaan selling options pada kontrak futures:
Sell 1 Call Options EUR/USD strike price 14050 dan expiration date September 2009 @ US$ 13.075
Dengan eksekusi trade diatas maka kini penjual options futures sementara mengantongi US$ 163.4375 (US$ 0.00013075 x 125000) dan mengharapkan Euro tetap pada kisaran harga US$ 1.4050 ataupun turun dibawah harga tersebut.

Pada saat expiration date:
1. Harga tetap pada EUR/USD 1.4050, ataupun bahkan anjlok maka penjual membiarkan kontrak options dan mengantongi penuh US$ 163.4375
2. Harga naik diatas EUR/USD 1.4050, mengingat call options maka kini penjual akan memegang kontrak futures EUR/USD dalam posisi short.

0 komentar

Poskan Komentar